Bentuk Umum dan penyelesaian pertidaksamaan pecahan
Pertidaksamaan pecahan merupakan pertidaksamaan dengan fungsi dalam bentuk pecahan.
♠ Bentuk umum pertidaksamaan pecahan
ax+bcx+d>0,ax2+bx+cdx+k≤0,f(x)g(x)≥0
♠ Penyelesaian pertidaksamaan pecahan menggunakan langkah-langkah umum penyelesaian peridaksamaan. Langkah-langkah umum bisa dibaca pada materi "Pertidaksamaan secara umum". Dalam menyelesaikan pertidaksamaan pecahan, dilarang untuk mengalikan silang karena akan menghilangkan akar-akar penyebutnya.
♠ Syarat pecahan yaitu penyebutnya tidak boleh bernilai nol, sehingga semua akar-akar penyebutnya tidak boleh ikut menjadi solusi.
*). Misalkan tanda ketaksamaannya > atau < maka semua akar tidak ikut sebagai solusi
*). Misalkan tanda ketaksamaannya ≥ atau ≤ maka akar-akar pembilang ikut, dan akar-akar penyebut tidak ikut sebagai solusi.
♠ Kasus Definit pada pertidaksamaan pecahan
Materi Definit merupakan bagian dari materi fungsi kuadrat. Jika persamaan kuadrat tidak mempunyai akar-akar, maka ada dua kemungkinan, yaitu definit positif atau definit negatif.
*). Definit positif artinya nilai ax2+bx+c selalu positif untuk semua nilai x. Syarat definit positif : a>0, dan D<0
*). Definit negatif artinya nilai ax2+bx+c selalu negatif untuk semua nilai x. Syarat definit negatif : a<0, dan D<0
nilai Disriminan : D=b2−4ac
Jika terbentuk DEFINIT, coret bentuk kuadrat tersebut. Untuk definit positif tidak perlu membalik tanda kesamaan, sedangakan untuk definit negatif, tanda ketaksamaan dibalaik.
♠ Bentuk umum pertidaksamaan pecahan
ax+bcx+d>0,ax2+bx+cdx+k≤0,f(x)g(x)≥0
♠ Penyelesaian pertidaksamaan pecahan menggunakan langkah-langkah umum penyelesaian peridaksamaan. Langkah-langkah umum bisa dibaca pada materi "Pertidaksamaan secara umum". Dalam menyelesaikan pertidaksamaan pecahan, dilarang untuk mengalikan silang karena akan menghilangkan akar-akar penyebutnya.
♠ Syarat pecahan yaitu penyebutnya tidak boleh bernilai nol, sehingga semua akar-akar penyebutnya tidak boleh ikut menjadi solusi.
*). Misalkan tanda ketaksamaannya > atau < maka semua akar tidak ikut sebagai solusi
*). Misalkan tanda ketaksamaannya ≥ atau ≤ maka akar-akar pembilang ikut, dan akar-akar penyebut tidak ikut sebagai solusi.
♠ Kasus Definit pada pertidaksamaan pecahan
Materi Definit merupakan bagian dari materi fungsi kuadrat. Jika persamaan kuadrat tidak mempunyai akar-akar, maka ada dua kemungkinan, yaitu definit positif atau definit negatif.
*). Definit positif artinya nilai ax2+bx+c selalu positif untuk semua nilai x. Syarat definit positif : a>0, dan D<0
*). Definit negatif artinya nilai ax2+bx+c selalu negatif untuk semua nilai x. Syarat definit negatif : a<0, dan D<0
nilai Disriminan : D=b2−4ac
Jika terbentuk DEFINIT, coret bentuk kuadrat tersebut. Untuk definit positif tidak perlu membalik tanda kesamaan, sedangakan untuk definit negatif, tanda ketaksamaan dibalaik.
Contoh :
1). Nilai x yang memenuhi pertidaksamaan 2x−1x+2≤0 adalah ?
Penyelesaian :
♣ Menentukan akar-akar dari 2x−1x+2
2x−1=0→x=12
x+2=0→x=−2 (akar penyebut tidak boleh ikut)
♣ Garis bilangannya :
Arsir yang negatif, karena yang diminta kurang dari (< ). Jadi, solusinya HP = {−2<x≤12}
2). Tentukan himpunan penyelesaian (HP) dari pertidaksamaan
a). 2x+1x>4−xx b). x≤x+6x+2
Penyelesaian :
a). Menentukan akar-akar
2x+1x>4−xx2x+1x=4−xx2x2x+1x=4−xx2x2x+1x−4−xx=02x2+1−(4−x)x=02x2+x−3x=0(2x+3)(x−1)x=0(2x+3)=0→x=−32(x−1)=0→x=1penyebutnya : x=0
♠ Karena tanda ketaksamaannya >, maka semua akar-akarnya tidak ikut (arsirannya bolong)
♠ Garis bilangannya :
Arsir yang positif karena yang diminta lebih dari (>).
Jadi, HP = {−32<x<0∨x>1}
b). Menentukan akar-akar
x≤x+6x+2x=x+6x+2x−x+6x+2=0x(x+2)(x+2)−x+6x+2=0x2+2x)x+2−x+6x+2=0x2+2x−(x+6))x+2=0x2+x−6x+2=0(x+3)(x−2)x+2=0(x+3)=0→x=−3(x−2)=0→x=2(x+2)=0→x=−2
(akar penyebut tidak boleh ikut, arsirannya bolong, yang lainnya arsiran penuh)
♠ Garis bilangannya :
Arsir yang negatif karena yang diminta kurang dari (≤).
Jadi, HP = {x≤−3∨−2<x≤2}
3). Tentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan pecahan x2−2x+3(3x2+5x−2)(x2+4)>0 ?
Penyelesaian :
♣ Menentukan akar-akar
*). Bentuk (x2−2x+3) dan (x2+4) tidak punya akar karena nilai diskriminannya negatif (D<0). Nilai a kedua persamaan positif, artinya keduanya difinit positif sehingga bisa dicoret tanpa mempengaruhi pertidaksamaan pecahan semula. Pertidaksamaan menjadi :
x2−2x+3(3x2+5x−2)(x2+4)>0 ekuivalen (setara) dengan 13x2+5x−2>0
*). Akar dari : 3x2+5x−2=0→(3x−1)(x+2)=0→x=−2∨x=13
(akar-akar penyebutnya tidak boleh ikut).
♣ Garis bilangannya :
Arsir yang positif karena yang diminta lebih dari (>).
Jadi, HP = {x<−2∨x>13}
4). Tentukan semua nilai x yang memenuhi pertidaksamaan pecahan
x2+3(x2+x−2)(−x2+4x−5)+2≥2(2x−1)(2x−1)
Penyelesaian :
♠ Menyederhanakan pertidaksamaannya
x2+3(x2+x−2)(−x2+4x−5)+2≥2(2x−1)(2x−1)(coret 2x−1 dengan syarat x≠12)x2+3(x2+x−2)(−x2+4x−5)+2≥21x2+3(x2+x−2)(−x2+4x−5)+2≥2x2+3(x2+x−2)(−x2+4x−5)≥0
HP1 = {x≠12
♠ Menentukan akar-akar
*). Bentuk x2+3 adalah definit positif sehingga bisa dicoret. Pertidaksamaan menjadi
x2+3(x2+x−2)(−x2+4x−5)≥0 ekuivalen dengan 1(x2+x−2)(−x2+4x−5)≥0
*). Bentuk −x2+4x−5 adalah definit negatif. Karena definit negatif, −x2+4x−5 bisa dicoret dengan membalik tanda ketaksamaan. Pertidaksamaan menjadi : 1(x2+x−2)(−x2+4x−5)≥0 ekuivalen dengan 1x2+x−2≤0
*). Akar-akar dari x2+x−2=0→(x+2)(x−1)=0→x=−2∨x=1
(akar-akar penyebut tidak boleh ikut)
♠ Garis bilangannya
Arsir yang negatif karena yang diminta kurang dari (≤).
HP2 = {−2<x<1}
Jadi, HP = HP1∩HP2={−2<x<12∨12<x<1}
5). Tentukan semua nilai x yang memenuhi pertidaksamaan :
a). x2+4(x2−3x+4)(2x2−5x+5)>0
b). x2−2x+35−4x−x2≥0
Penyelesaian :
a). x2+4(x2−3x+4)(2x2−5x+5)>0
Bentuk x2+4 , x2−3x+4 , dan 2x2−5x+5 adalah definit positif semua , sehingga bisa kita coret yang artinya pertidaksamaan menjadi :
x2+4(x2−3x+4)(2x2−5x+5)>0positif(positif)(positif)>0positif>0(BENAR)
Artinya pertidaksamaan bagian (a) ini terpenuhi untuk semua x anggota bilangan real .
Jadi, HP = {x∈R}.
b). x2−2x+3−5+4x−x2≥0
Bentuk x2−2x+3 adalah definit positif,
Bentuk −5+4x−x2 adalah definit negatif,
Sehingga pertidaksamaan ekuivalen dengan :
x2−2x+3−5+4x−x2≥0positifnegatif≥0negatif≥0(SALAH)
Artinya pertidaksamaan bagian (b) ini tidak ada nilai x bilangan real yang memenuhi atau himpunan kosong.
Jadi, HP = {}.