Cara Substitusi
Misalkan ada suku banyak
f(x)=anxn+an−1xn−1+an−2xn−2+...+a1x+a0. Jika nilai x diganti k, maka nilai suku banyak f(x) untuk x=k adalah
f(k)=ankn+an−1kn−1+an−2kn−2+...+a1k+a0.
f(x)=anxn+an−1xn−1+an−2xn−2+...+a1x+a0. Jika nilai x diganti k, maka nilai suku banyak f(x) untuk x=k adalah
f(k)=ankn+an−1kn−1+an−2kn−2+...+a1k+a0.
1). Hitunglah nilai suku banyak berikut ini untuk nilai x yang diberikan.
a). f(x)=x3−2x2+3x+5 untuk x=1.
b). g(x)=2x4−5x3+1 untuk x=2.
Penyelesaian :
a). f(x)=x3−2x2+3x+5 untuk x=1.
Substitusi langsung x=1 ke suku banyak f(x) ,
f(x)=x3−2x2+3x+5f(1)=13−2.12+3.1+5=1−2+3+5=7
Jadi, nilai suku banyak f(x)=x3−2x2+3x+5 untuk x=1 adalah 7.
b). g(x)=2x4−5x3+1 untuk x=2.
Substitusi langsung x=2 ke suku banyak f(x) ,
g(x)=2x4−5x3+1g(2)=2.24−5.23+1=2.16−5.8+1=32−40+1=−7
Jadi, nilai suku banyak g(x)=2x4−5x3+1 untuk x=2 adalah −7.
Cara Skema Horner
Misalkan suku banyak f(x)=ax3+bx2+cx+d . Jika kita ingin menentukan nilai suku banyak
untuk x=k, maka nilai suku banyaknya adalah f(k)=ak3+bk2+ck+d yang dapat dihitung dengan menggunakan skema Horner atau
disebut juga cara Sintetik.
Keterangan :
*). Baris 1 : diisi dengan koefisien dari setiap suku yang diurut dari pangkat tertinggi. Jika ada suku dari pangkat terurut yang tidak ada, maka diisi dengan nol.
*). Baris 1 dijumlahkan dengan baris 2 dihasilkan baris 3.
*). Baris 3 pada kolom pertama (paling kiri yaitu nilai a) diperoleh dengan langsung memindahkan nilai kolom pertama baris 1.
*). nilai ak (baris 2) diperoleh dari perkalian a (kolom pertama baris 3) dengan k.
*). nilai ak+b (baris 3) diperoleh dari penjumlahan baris 1 dan baris 2 kolom 2.
*). nilai ak2+bk (baris 2) diperoleh dari perkalian ak+b (kolom 2 baris 3) dengan k.
*). nilai ak2+bk+c (baris 3) diperoleh dari penjumlahan baris 1 dan baris 2 kolom 3.
*). begitu seterusnya.
Keterangan :
*). Baris 1 : diisi dengan koefisien dari setiap suku yang diurut dari pangkat tertinggi. Jika ada suku dari pangkat terurut yang tidak ada, maka diisi dengan nol.
*). Baris 1 dijumlahkan dengan baris 2 dihasilkan baris 3.
*). Baris 3 pada kolom pertama (paling kiri yaitu nilai a) diperoleh dengan langsung memindahkan nilai kolom pertama baris 1.
*). nilai ak (baris 2) diperoleh dari perkalian a (kolom pertama baris 3) dengan k.
*). nilai ak+b (baris 3) diperoleh dari penjumlahan baris 1 dan baris 2 kolom 2.
*). nilai ak2+bk (baris 2) diperoleh dari perkalian ak+b (kolom 2 baris 3) dengan k.
*). nilai ak2+bk+c (baris 3) diperoleh dari penjumlahan baris 1 dan baris 2 kolom 3.
*). begitu seterusnya.
2). Hitunglah nilai suku banyak untuk nilai x yang diberikan berikut ini.
a). f(x)=x3+2x2+3x−4 untuk x=5
b). f(x)=2x3+3x2+9x+12 untuk x=12
Penyelesaian :
*). Kita akan menggunakan cara skema horner :
a). f(x)=x3+2x2+3x−4 untuk x=5
Jadi, nilai suku banyak f(x) untuk x=5 adalah 186.
b). f(x)=2x3+3x2+9x+12 untuk x=12
Jadi, nilai suku banyak f(x) untuk x=12 adalah 16.
3). Hitunglah nilai suku banyak f(x)=2x3+7x2−5 untuk x=2.
Penyelesaian :
*). Kita menggunakan skema Horner.
Koefisien yang kita gunakan adalah :
Suku dengan variabel pangkat 3 : 2x3 koefisiennya 2.
Suku dengan variabel pangkat 2 : 7x2 koefisiennya 7.
Suku dengan variabel pangkat 1 : tidak ada sehingga koefisiennya 0.
Suku dengan variabel pangkat 0 (suku tetap) : −5 langsung kita tulis −5 .
Jadi, nilai suku banyak f(x) untuk x=2 adalah 39.
Catatan :
Untuk perbandingan hasilnya, silahkan coba dengan cara substitusi langsung.